Senin, 14 September 2026

Lima Belas Tahun Pernikahan dan Memahami Bahasa Cinta Pasangan

 

            September ceria! September selalu jadi bulan yang ditunggu-tunggu. Bukan wake me up when September ends. Tapi beneran September ceria karena bulan ini wedding anniversary dan beneran enggak kerasa, sudah 15 tahun pernikahan!

                          Generated by ChatGPT

            Cukup lama ya? Daku saja merasa masih pengantin baru, hahaha! Beginilah kalau menikah modal taaruf, pacarannya ya  setelah akad. Manis dan asam dinikmati bersama. Eh tapi walau taaruf sebenarnya kami sudah kenal karena sama-sama jadi anggota English Club di Malang, tapi belum ‘dekat’ aja sebelum khitbah.

Memahami Bahasa Cinta

            Akan tetapi jika ditanya apa resep awet sehingga bisa mempertahankan pernikahan sampai 15 tahun? Maka daku malah bingung sendiri. Penyebabnya karena tidak ada resep saklek. Yang penting saling menyayangi dan meningkatkan ketaatan kepada Tuhan YME.

                                    Generated by Gemini

            Apakah masih saling cinta? Masih dong! Daku selalu memanggil suami dengan sebutan SAYANG. Sementara beliau saving nomorku di HP dengan nama: Tweety, wkwkwk. Itu panggilan sayangku.

            Setelah melalui 15 tahun bersama, maka ada satu yang daku sadari: perbedaan bahasa cinta. Daku lebih ke Untuk macam-macam bahasa cinta klean cari sendiri sajalah di Google!

Words of Affirmation

Bahasa cintaku adalah words of affirmation. Tak heran Saladin selalu dipanggil ‘sayang’ atau ‘cah bagus’, atau ‘halo orang kaya!’ Bisa jadi love language ini meniru papa, yang bahkan beliau sudah menikah selama 42 tahun dan masih mesra saat memanggil mama.

                                                Gnerated by ChatGPT

Suami mungkin awalnya kaget saat dipanggil dengan sebutan ‘sayang’ (Setelah kami menikah). Bisa jadi karena beliau berasal dari keluarga yang terlalu blak-blakkan. Lucunya, pernah daku memanggil dengan sebutan ‘sayang’ eh Saladin dan ayahnya menengok bersamaan. Siapa nih yang dimaksud? Satuu duaa tigaa sayang semuanyaaa.

Act of Service

            Akan tetapi ayahnya Saladin memiliki bahasa cinta yang berbeda yakni act of service. Daku sempat bingung beliau cinta apa enggak sih? Kok di awal pernikahan senyum-senyum tapi jarang banget memuji istrinya?

                                    Generated by ChatGPT

            Ternyata love language-nya memang berbeda. Beliau mengekspresikan kasih-sayang dengan action. Misalnya membuatkan rak buku dan meja kerja ketika kami pindah ke rumah baru. Beliau juga langsung membetulkan saluran air dan membetulkan lantai beberapa bulan sebelum rumah itu dihuni, sehingga membuatku merasa nyaman. Bahkan kemarin juga ada manga podang dari kebun mertua, karena tahu itu buah kesukaanku.

Kesimpulannya Adalah

            Salah satu cara untuk memahami suami / istri adalah mengetahui bahasa cintanya. Tidak usah ngambek kalau memang merasa tidak dicintai, siapa tahu memang love language berbeda. Kalaupun belum paham coba deh konsultasi ke psikolog atau konselor pernikahan.

Resep Awet Pernikahan

            Tambahan: ini beberapa tips dari kami agar pernikahan berlangsung dengan awet:

Jujur, meningkatkan ketaatan kepada-Nya, sabar, dan saling memahami. Jika memang ada yang kurang sreg maka bisa dibicarakan baik-baik. Bukan dengan cara ngambek atau kabur-kaburan. Tambahan: tips dari Uni Dian Onasis, kalau kesal dengan pasangan, coba ingat kebaikannya.

            Lima belas tahun bukan waktu yang sebentar tapi kalau dijalani bersama kok rasanya cepat aja, hahahah. Kami sudah menghuni 3 rumah di 3 area yang berbeda (meski masih satu kota). Bertahan dengan satu anak (karena alasan kesehatanku). Beliau mengajari bahwa cinta bukan hanya dikatakan tapi juga dilakukan alias walk the talk.

Minggu, 13 September 2026

Review Film The Ron Clark Story

 

Sutradara         : Randa Haines

Tahun              : 2006

Pemain            : Matt Perry alm (sebagai Ron Clark), Melissa de Soussa (sebagai Marissa), Ernie  Hudson  (sebagai Principal Turner)

 

            Jika Matt Perry identik dengan peran komedi maka kali ini dia berakting serius sebagai seorang guru bernama Ron Clark. Pria muda yang mengagetkan orang tuanya karena pindah ke New York. Padahal di sekolah sebelumnya, dia sudah diangkat menjadi guru tetap.



            Ron kukuh pada pendiriannya dan dia walk the talk karena mengajarkan ke murid-muridnya untuk berani dalam kehidupan dan meraih mimpi. Oleh karena itu dia mencari tantangan baru di New York. Namun kenyataan tidak semudah impian….

Kehidupan di Big Apple City

            Di NY, Ron masih gagal mendapatkan pekerjaan sebagai guru. Akhirnya dia mau tak mau bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran. Uniknya, di sana dia dan pekerja lain memakai kostum. Ron mengenakan baju ala Robin Hood. Sedangkan Marissa pegawai lain yang cantik memakai pakaian ala Cleopatra.



            Ron mulai naksir Marissa tapi sayang dia sudah punya kekasih. Kemudian dia masih usaha mencari kerja dan akhirnya dapat: di sebuah SMP yang terkenal akan muridnya yang nakal. Saking bandelnya, terlalu banyak guru yang menyerah dan resign.



            Kepala sekolah Turner sudah mengingatkan betapa susahnya mengatur kelas yang akan diajar Ron. Tapi guru itu tidak peduli. Walau belum resmi mengajar, dia sudah datang ke rumah para wali murid dan berkenalan, sekaligus mencari tahu mengapa para siswa bertindak sesuka hati di sekolah.

Kepusingan Ron di Kelas

            Benar, para murid memberontak dan tidak mau mengikuti pelajaran. Tapi Ron tidak mau kalah dan bertindak tegas. Dia membuat banyak peraturan, di antaranya mereka yang akan makan siang di kantin harus berbaris dengan tertib. Jika ada yang menyela antrian maka dihentikan dan tidak boleh mengambil makanan, kecuali sang pelaku meminta maaf.

            Ron juga mengecat ulang kelas dengan warna biru dan mendekornya dengan apik. Namun sayang keesokan harinya, kelas sudah kacau-balau dan dicoret pylox (vandalism). Dia tidak menyerah dan merapikan lagi.



            Di saat Ron berjuang mengatasi para murid dengan menyuruh mereka melepeh permen karet, mendekati dengan cara main lompat tali bareng, dan mengatasi permasalahan satu per satu, ada bisikan untuk pergi. Marissa mendengarkan curhatannya dan dia berkomentar kalau sekolah memang menyebalkan.

            Ron sangat kaget, apa benar seperti itu? Apa dia akan kembali ke North Carolina atau bertahan di NY? Nonton yuuk, hanya 1 jam 36 menit kok!

Anak-Anak Nakal atau Kurang Perhatian?

            Di film The Ron Clark Story diperlihatkan bahwa anak menjadi nakal di sekolah bukan karena kemauan mereka sendiri. Namun bisa jadi karena pengaruh dari orang tua atau lingkungan. Ada murid yang masih berusia 12 tahun tapi pusing karena harus mengurus 3 adiknya, sampai tidak sempat mengerjakan PR. Penyebabnya karena sang ibu harus bekerja di 2 tempat.



            Ada juga murid lain yang suka membaca tapi ikut-ikutan mengotori toilet karena dia takut tidak punya teman di sekolah. Dia juga stress karena keluarganya sangat patriarki. Sementara anaknya kepala sekolah cuek-bebek dan dia sok berkuasa atas gurunya, termasuk Ron.



            Film Ron Clark bukan hanya memperlihatkan bahwa pendidikan harus dilakukan dengan hati, dengan pendekatan khusus untuk anak ‘bermasalah’. Namun film ini juga memperlihatkan bahwa anak bisa jadi nakal karena jadi korban parentifikasi orang tuanya, atau karena hal lain. 

Read: Review Buku si Badung by Enid Blyton

Jadi jangan cap anak ‘bandel’ atau ‘bodoh’ karena bisa jadi dia hanya victim, dan akhirnya punya masa depan yang suram.

 

Senin, 07 September 2026

A Day in My Life: Semangkok Mie Ayam dan Segunung Harapan

 

            Halo, kembali lagi di konten a day in my life episode kesekian. Cerita hari minggu, tanggal 6 September 2026, ketika mudik lokal alias ke rumah ortu yang ‘hanya’ selemparan permen. Karena jaraknya hanya 2,5 kilometer, hehehee.

            Hari minggu diawali dengan ngantuk karena sabtunya, Saladin baru tidur jam 1 pagi. Daku menemani melekan (walau ‘nabung’ tidur dulu setelah isya’). BTW Saladin ADHD ya dan memang rata-rata anak ADHD susah tidur.

                                                  Gnerated by ChatGPT

            Kami berencana naik taksi online dan berjalan sebentar ke minimarket (biar titik gampang ditemukan oleh driver). Tapi apa yang terjadi saudaraa-saudaraaaa? Aplikasi taksi telah dihapus oleh Saladin!

Hampir Saja

            Daku pun ngomel, kok bisa Saladin menghapus salah satu aplikasi penting di HP? Kemudian daku download app tersebut. Tapi ketika dibuka kok susah, sepertinya sinyal sedang tidak stabil.

Saat sedang asyik lihat HP (kami duduk di depan minimarket, di bangku yang disediakan), tiba-tiba ada MOBIL BOKS yang parkir! Astaghfirullah! Sopirnya itu gak mencet klakson dulu biar kami minggir. Jarak dari bagian depan mobil ke Saladin hanya satu meter!


                                                      Generated by ChatGPT

Untung saja parkirnya akurat, jadi Saladin tidak keserempet / kenapa-napa. Kalau saja Saladin kena maka daku bakal ngamuk berat, gak peduli sopirnya berbadan lebih besar. Lantas untuk menenangkan diri maka kami ngadem sebentar di dalam minimarket, sambil beli minuman.

Akhirnya Sampai

            Untung di dalam minimarket malah sinyal cukup bagus, dan dapat driver taksi online. Kami cepat-cepat membayar dan keluar lagi. Tak sampai 5 menit pak supir sudah sampai.

            Karena jarak dekat maka hanya 10 menit sampai ke rumah orangtuaku. Saladin langsung salim mbahnya dan ngacir ke lantai 2 (kamarku semasa gadis). Sementara daku naruh tas dan mengeluarkan bawaan berupa…singkong.

                                  By Ferdian W , Vecteezy

            Kamu suka singkong atau keju? Kebetulan kemarin lusanya suami dikasih buanyaaak singkong, jadi sebagian dijadikan kolak. Sedangkan sisanya dibawa saja ke rumah ortuku untuk dimasak di sana.

            Daku langsung gercep kupas dan potong singkong lalu mengukusnya, dan setengah bagian direbus dengan bumbu. Ini bumbunya, mirip kalau mengungkep ayam: bawang putih, garam, kunyit, dan ketumbar. Setelah empuk baru ditiriskan dan rencananya baru akan digoreng di sore hari.

Semangkok Mie Ayam di Siang Hari

            Jam 12:30 tiba-tiba ada tamu yakni sahabatku A, dan doski ngajak untuk makan bersama. Saladin kupamitin dan kami pun meluncur ke sebuah warung yang menjual mie ayam dan bakso. Letaknya cukup dekat dari rumah ortu, dan Alhamdulillah siang itu karnaval belum mulai. FYI, di Malang raya, karnaval dan sound horeg berlangsung sejak Agustus sampai Desember.


                                                  Pexels

            Sembari makan mie ayam ceker (A makan sepiring tahu campur) kami curhat-curhatan. BTW, A ini single mom yang sangat tangguh, dan daku sangat kagum akan semangat kerjanya. Benar-benar memotivasi dan menimbulkan harapan baru. Malah daku dapat tawaran jadi shadow teacher untuk anak ADHD tapi minta izin suami dulu lahh.

Read: A day in my life: belajar batik

            Setelah kenyang maka kami langsung cabut, tapi tidak pulang ke rumah ortuku. Melainkan lanjut ngobrol di rumah A sahabatku, sambil makan eskrim. Cuaca Malang di bulan September sedang panas-panasnya.

Goreng Singkong

            Sekitar sejam kemudian daku pamitan karena takut Saladin mencari bundanya. Alhamdulillah dia anteng, dan happy banget karena dikasih oleh-oleh eskrim 3 rasa. 



Seperti biasa dia request minta dibikinkan nasi goreng yang delicious, dengan bumbu: bawang merah, bawang putih, garam, saus tiram, margarin, kecap manis, dan sedikit minyak wijen.

Read: A day in my life: mudik dadakan

            Bikin nasi goreng sudah, saatnya mencuci panci bekas mengukus singkong, memanaskan ayam kecap (masakan mamaku), lalu menggoreng singkong. Urusan dapur beres dan adikku (yang masih bujang dan tinggal serumah dengan ortu) langsung happy. Kalau kakaknya datang dia pasti dibikinkan nasi goreng dan camilan juga.

            Masih ada waktu sebelum pulang jadi daku buka laptop dan blog walking sekejap. Namanya freelancer, mudik pun wajib bawa perangkat kerja. Bahkan dulu waktu masih WFH di sebuah agency, daku sudah menulis lagi di tanggal 2 Syawal, gas aja mah!

            Hari itu ditutup dengan pamitan ke ortu, naik motor (dibonceng adik) dan untung cuacanya cukup sejuk. Alhamdulillah Saladin tidak tantrum. Biasanya dia ngambek karena tidak mau pulang, kerasan di rumah mbah yang banyak makanan dan ada fasilitas water heater plus WIFI, hahahaha!

Selasa, 01 September 2026

Review Film The Ramen Girl, Bikin Pengen Makan Ramen

 

            Semangkok ramen menjadi hidangan yang mengenyangkan perut. Namun bagi Abby, ramen adalah makanan yang bisa menghangatkan jiwa. Cewek Amerika itu jatuh cinta pada ramen dan ingin memakannya lagi dan lagi!

            Brittany Murphy (alm) memerankan Abby dengan sangat baik. Alkisah ada Abby yang bekerja di Tokyo. Tiba-tiba pacarnya minta putus. Abby frustasi lalu malam-malam dan hujan melihat kedai ramen, lapar bo!



            Sebenarnya kedai ramen milik Pak Maezumi sudah tutup tapi istrinya, Reiko, kasihan melihat Abby yang kucel dan habis menangis. Akhirnya Reiko menghidangkan semangkok ramen dan langsung dihabiskan oleh gadis itu. Betapa baik mereka karena ramen itu digratiskan, bahkan Abby dipinjami payung.

Ketagihan Ramen

            Besoknya, Abby dan rekan kerjanya datang lagi untuk makan ramen di kedai milik Pak Maezumi, sekaligus mengembalikan payung. Dia heran, bagaimana bisa semangkok ramen bisa mengembalikan mood orang dan membuat mereka tertawa kembali?



Lusanya, Abby balik lagi, ketagihan ramen dia! Abby juga membantu menghidangkan ramen karena melihat kaki Reiko yang kesakitan. Setelah itu dia ingin belajar membuat ramen! Bagaimana Reiko dan Maezumi tidak kaget! Apalagi para pengunjung kedai ramen, juga shock berat karena ada pelayan baru yang cantik, orang Amerika lagi.

Belajar Membuat Ramen

            Maezumi akhirnya memperbolehkan Abby belajar tapi syaratnya dia harus datang besok, jam 5 pagi. Benar, Abby datang tepat waktu, sementara Maezumi masih baru bangun tidur. Cewek itu disuruh cuci panci dulu tapi sayang tidak bersih!

            Maezumi geram dan menyuruh Abby untuk mengulanginya, dan membersihkan ruangan lain. Setelah beberapa kali bersih-bersih baru dia diajari cara bikin ramen. Pendidikannya ala militer deh tapi Abby tetap tegar, karena dia sudah jatuh cinta pada ramen.

Read: Review Film Ramen Shop

Kesedihan Maezumi

            Lama-lama Pak Maezumi menganggap Abby sebagai anaknya sendiri. Dia mengajar Abby sepenuh hati, bahkan diajak ke rumah ibunya (di desa) untuk belajar cara membuat ramen yang bisa menyentuh jiwa. 



Ketika ada tantangan dari master ramen untuk Maezumi, apakah Abby berani mewakili kedai ramen tersebut? Nonton yuuuuk!

Kesanku Setelah Nonton The Ramen Girl

            Film ini bisa dibilang kurang konflik besar, dan punya banyak kritik di internet. Tapi menurutku acting Brittany Murphy cukup bagus. Bagaimana bisa dia mendapat inspirasi untuk belajar jadi chef ramen?

Ada review film lain Brittany Murphy, Uptown Girl, di sini.

Ada beberapa scene lucu di film The Ramen Girl. Di antaranya ketika Abby belajar membuat ramen dan iseng membuka tutup panci besar, ternyata isinya kepala pig! Haa, ternyata ramen tonkatsu. Kemudian dia juga sempat salah sangka ke boneka kucing pemanggil pelanggan (yang tangannya bisa bergerak itu lho).

                                         Gnerated by Gemini

            Bagaimanapun, film The Ramen Girl sukses menghibur para penonton. Klean juga wajib siapkan banyak cemilan karena ada scenes makan ramen di film ini. Beneran, sehari setelah nonton, daku langsung bikin ramen instan, wkwkwk. Siapa yang suka makan ramen?

Minggu, 30 Agustus 2026

Jika Kembali ke Usia 25, Mau Bilang Apa?

 

            Tanggal 29 Agustus 2029 ada satu pertanyaan yang diberikan di grup Pause and Rebuild (yang sedang mengadakan google meet). Pertanyaannya kurang lebih seperti ini: jika kamu bisa kembali ke usia 25, apa voice note yang akan dikirim ke diri sendiri? What if?

                            Generated by ChatGPT

            Well, sebenarnya daku juga agak mikir, jawabannya apa ya? Rasanya baru kemarin daku ultah ke-25. Ternyata tahun ini daku sudah masuk club forty wkwkwk, alamak!

Time Machine

            Karena ini temanya what if atau jika memang ada mesin waktu maka daku jawab: usia 25 itu daku udah nikah! Lho, jadi kalau emang bisa balik ke usia itu, apa mau terus lanjut alias menerima lamaran bapaknya Saladin? Atau malah bilang ke diri sendiri: jangan!

            Ini pertanyaan yang cukup berat karena seandainya kita tuh bisa kembali ke usia itu, apa bisa mencari jalan lain. Kalau memang menikah dengan yang lain maka hasilnya tentu berbeda. Tapi daku akan terus bersama beliau walau akhirnya begini, dengan segala liku-likunya. Seperti judul film India: Kabhi Khushi Kabhi Gam (kadang bahagia, kadang sedih).

                               Generated by Gemini

Jika tidak bersama beliau maka tidak ada Saladin dengan segala ‘keajaiban’-nya. Malah justru daku bersyukur karena setelah menikah dengan beliau, daku punya anak neurodivergent (karena beliau ADHD dewasa, jadi ini factor genetic).

Saladin jadi anak ADHD yang istimewa, kuat, cerdas, sekaligus agak susah diatur hahahaha. Justru dengan adanya Saladin daku jadi belajar untuk sabar.

Career

            Di usia 25 daku tidak kerja kantoran tapi bekerja macam-macam. Mulai dari guru playgroup, nanny (karena daycare jadi satu gedung dengan sekolah itu), dan pengusaha. Jadii setelah nikah, daku resign dan membantu suami untuk membangun percetakan. Beliau desainernya sedangkan daku bagian marketing.

            Sebenarnya kala itu daku juga ditawari ortu untuk kuliah lagi (S2) tapi dengan berbagai pertimbangan, jawabannya: no. Bukannya tidak mau kuliah gratis, tapi rasanya sudah capek dengan dunia akademik. Kalaupun mau menambah ilmu, mending baca banyak buku.

                                  Generated by ChatGPT

            Jika bisa kembali ke usia 25 apakah daku bilang ke diri sendiri untuk kuliah lagi dan melamar jadi dosen? Karena sebenarnya itu keinginan mama. Well, jawabannya masih sama: no. Walau suka mengajar tapi daku lebih suka jadi gurunya anak-anak daripada harus jadi dosen.

Read: I Don't Want to Remember My Age

            Tidak ada penyesalan dalam hal karir walau ternyata jadi pengusaha itu seperti naik roller coaster, jauh dari yang kubayangkan. Tantangan dan lika-likunya besar sekali. Namun tidak apa-apa, anggap saja latihan mental.

Kesimpulannya

            Sebagai manusia kadang kita berandai-andai, jika kembali ke masa lalu akankah mengubah keputusan hidup dan otomatis mengubah takdir? Ternyata jawabanku masih tetap sama. Seharusnya, segala sesuatu yang pernah dilalui tidak usah disesali karena akan membentuk kita menjadi lebih baik.

            Sekarang daku Tanya kepada klean. Jika bisa kembali ke usia 25, mau bilang apa ke diri sendiri? Apa mau mengubah takdirmu dengan memilih jalan lain, atau tidak?

Jumat, 28 Agustus 2026

Menikmati Bakso Kentjana yang Menggugah Selera

 

Siapa suka makan bakso bulat seperti bola pingpong? Nahh di Malang tuh banyak bangeeet bakso, mulai dari gerobak dorong, warung, sampai restoran. Namun kali ini daku mau cerita pengalaman makan bakso Kentjana yang wooow, mantepp.

Hari Rabu lalu ada sohib yang main ke rumah (kami sudah bersahabat sejak SD). Tiba-tiba ngajak ngebakso dan daku rekomendasikan Bakso Kentjana yang letaknya relatif dekat, dan kami meluncur dengan sepeda motor. Alamatnya ada di Jalan Jembawan, Sawojajar 2, Kabupaten Malang. Cek aja di Google Maps sudah sesuai dengan titik dan buka jam 11 siang.

Kuah Bakso Favorit

            Setiba di Bakso Kentjana daku langsung terkagum-kagum dengan kebersihannya. Meski ini kedai pinggir jalan dan bertenda tapi meja dan lain-lain masih kinclong. Klean jangan khawatir karena ada spanduk yang membuat kedai setengah tertutup jadi kalau makan enggak kelihatan dari luar.



         Kalau bakso Malang, pembeli bisa milih isinya apa, mau lebih banyak pentol bakso, atau gorengan (pangsit goreng isi adonan bakso), tahu bakso, mie, dll. Namun karena mau praktis kami pilih paket bakso campur yang isinya 3 butir bakso (2 bakso halus dan 1 bakso kasar), 1 mie kuning, dan 1 pangsit goreng. Ternyata bonus sayur gratis (selada) dan su’un. Harga semangkok bakso campur Cuma 15.000 rupiah.

            Tak sampai 5 menit pesanan kami sudah sampai meja. Kuahnya panas banget, dan kami langsung ambil sendok dan garpu yang ada di meja. Daku suka banget bakso kuah bening seperti di bakso Kentjana, dan bagian atasnya berkilauan. Sepertinya karena terbuat dari kaldu yang direbus lama.



            Ketika diseruput, rasa gurih langsung merajai indra perasa, dan ada hint dari lada yang agak menyentak. Kuahnya segar, enak, dan tidak usah dikasih kecap / saos / sambal udah sedap benar! Lantas ketika minta bungkus (untuk Saladin), juga dikasih kuah banyak (lebih dari semangkok kalau dituang).

            Bagaimana dengan baksonya? Daku suka bakso kasarnya karena tidak terlalu bergerindil tapi gurih. Bakso terbuat dari daging sapi asli dan ini sudah halal ya guys! Kalau gorengan di baksonya juga renyah dan gurih.



            Kalau mau lebih kenyang bisa nambah makan lontong yang juga tersedia di meja. BTW di meja selain ada alat makan juga ada kotak kecil yang terbuat dari plastic. Jadii bakso Malang tuh biasanya dimakan dengan dicocol, plastic itu buat wadah sambal / saos begituu. Tapi bisa juga sambalnya langsung dituang ke mangkok.

Read: Review Bakso OSLO 

Tapi

            Untuk minuman ada air mineral botol kecil, es teh, dan es jeruk. Karena cuaca panas banget kami pesan 2 gelas es jeruk. Es datang di gelas besar dan terbuat dari jeruk asli (bukan sirup). Klean enggak usah khawatir karena esnya itu ice tube jadi aman buat kesehatan yaa.



            Sayangnya karena kami datang pas baru buka, tahu baksonya belum tersedia. Lantas pas udah selesai makan, bayar, eh tahunya datang. Berarti next time kudu ke bakso Kentjana lagi buat nyobain tahu baksonya. BTW bayarnya bisa cash or QRIS yaa. Total 3 bakso campur, 2 es jeruk, 1 air mineral botol kecil, dan 3 lontong Cuma 58.000 rupiah aja.

Read: Makan Bakso Keju di Bakoel Bakso

            Untuk parkir sepeda motor juga tersedia di sebrang warung bakso, dan kala itu free parking. setelah mengambil motor di parkiran dan pulang kami pun kenyang dan bergembira. Kalau kamu suka bakso juga kan?

Kamis, 27 Agustus 2026

Review Buku Gadis Paling Badung di Sekolah

 

Judul Asli        : The Naughtiest Girl in the School

Penulis             : Enid Blyton

Penerjemah      : Djokolelono

Tahun               : 1983

Penerbit            : Gramedia

            Enid Blyton memang terkenal akan series Lima Sekawan. Tapi series Si Badung juga enggak kalah bagusnya. Seperti biasa, setting di Inggris, di masa jauh sebelum ada internet. Bagaimana ceritanya?



            Alkisah ada gadis cantik bernama Elizabeth Allen. Dia anak tunggal dan berasal dari keluarga kaya. Elizabeth sangat bahagia karena punya kuda dan berbagai hewan peliharaan lain.

            Akan tetapi orang tuanya punya pemikiran lain. Mereka ingin Elizabeth punya banyak teman sebaya. Selama ini dia homeschooling dan mendatangkan guru ke rumah. Jadi agar Elizabeth bisa bergaul, dia harus pergi ke sekolah berasrama bernama Whyteleafe.



            Elizabeth tentu shock berat karena dia belum pernah jauh dari orang tuanya. Tapi keputusan sudah bulat. Ayah dan Ibu Elizabeth akan bepergian selama setahun penuh. Nona Scott, guru privatnya, akan pindah mengajar di keluarga lain. Jadi mau tidak mau dia harus pergi ke sekolah berasrama tersebut.

Si Badung Membuat Ulah

            Baru di kereta api, Elizabeth sudah membuat ulah dan menyombongkan diri di depan teman-teman barunya. Ketika sudah di asrama dia memberontak dan tidak mau menuruti perintah ketua murid (perfek). Kelakuannya membuat heboh karena selama ini di Whyteleafe belum pernah ada cewek sebadung itu.



            Ketika di kelas, Elizabeth melempar penghapus dengan cara melontarkannya memakai penggaris. Dia juga sengaja melanggar banyak peraturan, misalnya tidak memakai stoking dan berjalan-jalan ke desa sendirian (padahal harusnya berdua). Bahkan murid cowok pun ditantang dan dimarahi.

Mengapa Elizabeth sengaja berbuat onar? Dia memang bertekad jadi gadis paling badung (naughty) karena homesick. Pikirnya, ketika selalu jadi anak yang melanggar peraturan, maka pihak sekolah akan menyerah dan memulangkannya kembali.

Pulang atau Bertahan?

            Akan tetapi Elizabeth lama-lama merasa betah di Whyteleafe. Dia paling suka pelajaran music dan memainkan piano. Elizabeth juga lama-lama punya teman seperti Joan yang pendiam. Jadi, mau kabur, berbuat onar, atau bertahan di sekolah? Baca sendiri yuk!

Apa Beda Nakal dan Badung?

            Awalnya daku penasaran, mengapa Pak Djokolelono sebagai translator menerjemahkan ‘naughty’ tidak sebagai nakal tetapi badung? Lantas bertanya ke mbah Google dan ternyata ada perbedaan antara nakal dan badung. Kalau badung itu cenderung ke nakal karena anaknya keras kepala dan susah diatur.



            Berarti diksi ‘badung’ yang digunakan sudah pas sekali karena karakter Elizabeth Allen sebagai tokoh utama di buku ini, adalah anak perempuan yang kuat pendiriannya. Saking kuatnya, ibu, ayah, dan guru privat Elizabeth sampai menyerah. Lantas sang ibu mengirimkannya ke sekolah berasrama.

Read: Review Buku Lima Sekawan: Rahasia di Pulau Kirrin

            Kesimpulannya? Buku Si Badung sangat menarik karena Elizabeth tidak benar-benar ingin jadi cewek badung. Dia hanya mencari perhatian dan menemukan cara agar kembali pulang, karena kangen rumahnya. Jadi kalau ada anak yang nakal jangan dimarahi habis-habisan, tapi temukan dulu akar masalahnya.

Minggu, 16 Agustus 2026

Review Film Single, Married, Divorced, Mengapa si Lajang Dianggap Menderita?

 

Judul asli         : Yalla Aa’Belkon

Sutradara         : Elie Khalife

Pemain            : Darine Hamse (sebagai Yasmina), Nibal Arakji (sebagai Layan) , Tania Assi (sebagai Zeina)

Tahun              : 2014

Bisa ditonton di: Prime Video

 

“Kapan nikah?”

Yasmina sangat membenci pertanyaan ini. Dia sudah berusia 37 tahun dan selalu ditanya seperti itu. Mulai dari ibu, bibinya, sampai anak-anak kecil. Sang ibu khawatir Yasmina akan susah punya anak, dan bercerita kalau dulu di usia 37 tahun beliau sudah punya 3 buah hati. Sedangkan sang bibi mengiranya L35b1an! Aduh!

Mengapa semua orang harus menikah? Padahal Yasmina sangat menikmati hidupnya sebagai wanita mandiri dan menyetir sendiri ke mana-mana. Bahkan membantu sang sahabat untuk menjemput anak-anaknya, saat doski berhalangan.



Sebenarnya Yasmina tidak jomblo ngenes. Dia punya pacar yang tampan dan gagah. Sayang mereka LDR karena si pacar bekerja di Mesir. Sementara Yasmina tinggal di Beirut. BTW ini film buatan Libanon ya dan berbahasa Arab, tapi klean bisa nonton dengan English subtitle.

Yasmina’s Best Friends

            Kembali ke cerita Yasmina. Film Single, Married, Divorced juga bercerita tentang sahabat-sahabat Yasmina. Ada Layan yang berprofesi sebagai perancang busana. Si cantik ini tidak kunjung nikah karena…..

                                        Layan

            Pacarnya adalah suami orang! OMG, jadi dia valakor. Beuhh, ada adegan h0t juga di sini jadi rate-nya 21+ tapi bukan p)rn ya.

            Yasmina juga bersahabat dengan wanita-wanita lain. Ada yang gelisah karena tak kunjung menikah, dan akhirnya mau dijodohkan oleh orang tuanya. Namun ternyata si cowok meminta maaf dan berkata jujur kalau doi sudah punya pacar, tapi tidak direstui ortunya. Ada juga sahabat Yasmina yang berprinsip freedom, jadi dia menganggap pernikahan adalah penjara.

                                            Yasmina

            Wanita-wanita ini selalu berkumpul di restoran di tepi pantai, sambil makan-makan dan bergosip. Mengapa harus di dekat laut? Karena ternyata mereka sekalian berjemur, OMG….

Masalah Dimulai

            Layan ngotot minta dinikahi sang pacar karena dia HAMIL. Astaga! Si pacar sudah berjanji akan meninggalkan istrinya tapi pret banget. Beneran deh, bagi valakor, ingat ya, kalau ada laki-laki yang bilang gini dipastikan dia bohong besar karena dvrc itu butuh pertimbangan yang sangat berat.

            Di kala Yasmina gelisah mencari kejelasan, salah satu sahabatnya malah bilang kalau dia tidak usah menikah karena sangat merepotkan. Karena dia sudah punya anak, masih kerja, dan merasa sangat kecapekan.



            Yasmina makin penasaran dan ingin memberi kejutan, saat dia ada pekerjaan di Mesir. Dia diam-diam datang ke apartemen milik sang pacar dan ternyata….apa hayo? Coba tebak? Kagak mau spoiler.

Kesanku Setelah Menonton Single, Married, Divorced

            Daku sangat kaget karena skor film ini di IMDB rendah. Padahal ceritanya cukup bagus dan berhasil memotret kegelisahan wanita lajang. Ternyata tidak hanya di Indonesia, tapi juga di tempat lain, saat ada wanita yang masih lajang tapi malah selalu ditanya kapan nikah. Padahal itu tidak sopan!

            Meski agak bingung akan ending-nya (sampai harus search di google) tapi daku akhirnya paham. Wanita saat ini punya pilihan, mau menikah muda, menunda pernikahan, atau dijodohkan. Kalau kamu apa suka nonton film tentang wanita?