Minggu, 05 April 2026

Review Film Stargirl, Kisah Gadis Unik dan Nyentrik

 

Ketika ada film Stargirl yang bisa ditonton di aplikasi Disney+ maka daku bersorak gembira. Karena apaa? Karena daku dulu pernah punya bukunya dan sudah sering re-read (sampai hafal ceritanya). Maka langsung penasaran dengan versi filmnya.

Apa sih bagusnya film Stargirl? Kekuatannya ada pada tokoh utama, Stargirl Caraway. Nama aslinya adalah Susan tapi dia minta dipanggil Stargirl. Dia adalah remaja cantik dan unik, anak baru di sekolah. Cewek ini tidak peduli akan pendapat orang lain dan cuek saja, dan belum pernah belajar di lembaga formal (karena sebelumnya homeschooling).

Keanehan Stargirl di SMU Mica

Stargirl merasa dirinya unik karena selalu membawa ukulele ke sekolah. Bukan untuk mengamen tapi karena dia hobi menyanyi. Khususnya saat ada teman yang berulang-tahun. Dia akan menyanyikan lagu happy birthday dengan sepenuh hati, padahal tidak diminta. Dan yang ultah juga tidak selalu kenal dengannya (walau mereka satu sekolah).

Akan tetapi teman-temannya menganggap Stargirl aneh, bahkan setengah gila. Mana ada anak remaja yang sekolah sambil membawa peliharaan berupa tikus! Dia dianggap terlalu sok akrab dan berbeda jauh dengan orang lain.

SMU Mica yang Membosankan

Pergaulan dan kehidupan di SMU Mica memang membosankan dan para murid banyak yang memakai baju warna gelap (di sana kan oleh sekolah pakai baju bebas). Mereka tidak pernah memenangkan kompetisi apapun. Bahkan tim football (rugby) juga sering kalah.

Oleh karena itu Stargirl langsung menjadi pusat perhatian karena dia selalu memakai baju warna-warni, secerah sinar matahari. Dia cuek saja saat memakai celana monyet warna merah ngejreng. Stargirl juga suka memakai topi.

Jadi Cheerleader

Tapi semua berubah ketika Stargirl tiba-tiba bernyanyi dengan ukulele kesayangannya di pertandingan football. Dia, yang memakai baju seragam cheers, yang dijahit sendiri, berhasil menghibur penonton. Efek positifnya, tim football SMU Mica jadi lebih percaya diri.

Sejak saat itu Stargirl diangkat jadi anggota tetap cheerleaders. Dia membawakan lagu yang diciptakan sendiri dan koreo juga sendiri. Para penonton jadi semangat karena ada Stargirl yang memanaskan pertandingan.

Leo dan Stargirl, Gita Cinta Remaja

Saat Stargirl jadi anggota cheerleader, dia dekat dengan Leo Borlock. Pemuda ini dulu juga anak pindahan. Tapi memutuskan untuk jadi remaja yang konvensional, karena trauma di-bully (dasinya dipotong oleh anak nakal). Padahal sebenarnya dia berbakat dan menggagas program Hotseat di TV sekolah, bersama sahabatnya (Kevin).

Leo yang pemalu jadi bahagia karena jatuh cinta dengan Stargirl. Mereka sering jalan bareng (benar-benar jalan kaki), meditasi bersama, dan mengobrol tentang masa depan. Diperlihatkan baju Leo saat bersama dengan Stargirl berubah menjadi warna cerah.

Popularitas yang Tidak Abadi

Akan tetapi Stargirl berubah dari bintang sekolah jadi sosok yang dibenci oleh semuanya. Penyebabnya karena dia menolong anggota football dari sekolah lain. Dia mencoba berubah, memakai baju warna gelap (agar seperti teman-temannya), lalu berjuang ikut lomba pidato. Walau Stargil menang tapi tidak ada yang bangga padanya.

Pada Akhirnya

Pada akhirnya kita mengenang masa remaja yang indah tapi bercampur dengan penyesalan. Betapa Leo menyesal mengapa dia tidak berusaha lebih keras untuk mencari Stargirl setelah cewek itu pindah rumah, atau minimal membelanya di depan banyak orang. Saat ada cinta masa remaja apakah ini cinta monyet? Atau hanya kekaguman belaka?

Kesanku Setelah Menonton Film Stargirl

Jujurr agak mengecewakan karena ending versi buku dengan yang di film berbeda! Pertama, di buku dikisahkan kalau Leo tidak ikut ke prom night (pengecut!) tapi di film dia datang, bahkan bernyanyi di hadapan teman-temannya. Gaun prom Stargirl di film juga tidak sedramatis yang digambarkan di buku. Klean nonton dan baca sendiri saja deh biar lehat perbedaan lainnya.

Anyway cerita Stargirl ini membawa pesan bahwa remaja (dan semua orang) bisa menjadi sosok yang baik dan perhatian terhadap sesama. Stargirl membuktikan bahwa dia memberi hadiah, pada tetangga yang tidak dikenal, karena suka melakukannya. Satu kebaikan akan menular dan membawa hasil positif. Terbukti setelah Leo dkk lulus, SMU Mica jadi meraih berbagai penghargaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

film Stargirl. Di mana tokoh utamanya nyentrik, lucu, bahkan datang ke sekolah sambil membawa ukulele!

Judul: Stargirl

Pemain:

Sutradara:

Tahun:

Adaptasi dari novel berjudul sama, karya Jerry Spinelli.

Dikisahkan Leo yang pindah ke sebuah kota kecil bernama Mica. Remaja cowok yang dibesarkan oleh single mother ini merasa bahwa Mica terlalu sepi, kecil, dan menyedihkan. Dia hanya terhibur oleh kado dasi pada hari ulang tahunnya, tapi entah siapa yang mengirimkan?

Hari-hari Leo begitu membosankan. Padahal dia sudah ikut ekstra kulikuler pertelevisian sekolah dan punya program bernama Hot Seat. Sampai dia bertemu dengan gadis manis bernama Stargirl Caraway.

Pertemuan Leo dan Stargirl

Kok bisa ada orang bernama Stargirl? Nama aslinya adalah Susan tapi dia mengubah nama panggilannya. Stargirl menjadi anak yang terlihat aneh tapi dia cuek dan tetap percaya diri.

Bagaimana tidak dibilang aneh kalau Stargirl bawa ukulele dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun ke temannya yang sedang birthday. Salah satu ‘korban’nya adalah Leo. Lhaa emangnya dia pengamen?

Meski sering dipandang miring tapi Sargirl tetap bergaya dan bermusik seperti biasa.

Sabtu, 04 April 2026

Curhat ke AI, Yay or Nay?

 



Belakangan ada banyak AI dan kegunaannya juga beragam. Tidak hanya untuk browsing tapi juga untuk curhat! Beneran kaget karena ternyata ada banyak netizen yang memilih untuk tak Cuma sekadar ngobrol, tapi mencurahkan perasaan ke AI.


Mengapa banyak yang akhirnya curhat ke AI? Alasan netizen adalah murah jika dibandingkan harus ke psikolog atau psikiater. Tinggal chat di HP atau laptop, bisa dapat solusi dan pandangan baru dari AI


Validasi Perasaan

Lantas bolehkah manusia terus-menerus mencurahkan isi hatinya ke AI? Sebenarnya ini tidak terlalu bagus karena ada AI yang didesain untuk memvalidasi perasaan penggunanya. Jadi jika ia curhat maka dijawab sesuai dengan keinginannya. Malah tak baik karena jarang bisa menyelesaikan masalah.


Muncul Batasan

Salah satu AI memberi peringatan kepada netizen. Muncul tulisan ‘anda menggunakan AI ini selama lebih dari 45 menit’. Bahkan dari pihak pembuat dan pengembang AI sendiri menerapkan batasan durasi mengobrol. Tujuannya agar netizen tidak keterusan curhat sampai berjam-jam.


Apakah Curhat ke AI Berbahaya?

Klean merasa curhat ke AI itu berbahaya? Selain memvalidasi perasaan netizen, terlalu lama menatap layar gadget juga tidak bagus (untuk kesehatan mata). Jadi saranku jangan terlalu sering lah, nanti malah kecanduan.


Ingatlah bahwa AI bukan manusia. Mereka hanya mesin yang tidak punya real soul. Daku pernah tanya ke AI dan yang dihasilkan adalah rangkuman jawaban dari beberapa website terkenal. Tapi bisa jadi jawaban tersebut tidak valid karena sekali lagi mereka bukanlah makhluk hidup.


Daku sendiri menggunakan AI untuk ngobrol iseng, bukan untuk curhat yang serius. Cuma nyebelinnya kadang si AI tidak mengerti apa bercandaan yang kusampaikan. Namanya juga mesin!


Jangan sampai klean keasyikan mengetik dan bercakap-cakap dengan AI, tapi lupa akan realitas di dunia nyata. Itu namanya pelarian dan tidak bagus, ya! Jika memang hampir mencapai ketidakwarasan padaku, lebih baik melepas penat sekejap dengan traveling atau kegiatan lain yang mengasyikkan.


Jadi, kalau klean punya masalah berat, lebih baik cari psikolog, konselor, atau psikiater. Ada beberapa psikolog muda (baru lulus) yang memasang tariff tidak terlalu mahal, jadi bisa coba untuk konsultasi ke dia. Sekali lagi daku bilang, AI hanya mesin, bukan tempat curhat yang akurat.


 



Jumat, 03 April 2026

Menonton Harry Potter Lagi

 

Comfort movies-ku adalah Harry Potter 1-8, siapa yang potterhead juga? Waktu libur lebaran lalu daku habiskan dengan marathon nonton film HP. Mulai dari Harry Potter and the Sorcerer’s Stone sampai Harry Potter and the Half-blood Prince (yang ke 7-8 belum rewatch tapinyaa).

BTW menurut hasil tes, maka daku masuk ke asrama Ravenclaw (padahal ngarepnya Gryffindor). Alasannya sih karena di Ravenclaw isinya adalah anak-anak pecinta buku.

Eh kok jadi melenceng gini? Sorry, ini daku mau cerita bagaimana rasanya menonton film Harry Potter (untuk kesekian kalinya) dan dari sudut pandang orang dewasa (karena dulu nonton di bioskop pas masih remaja).

Mendapatkan Nasehat dari Dialog

Banyak dialog di film Harry Potter yang berkesan. Misalnya saat Professor Dumbledore berkata bahwa “pertolongan akan selalu datang” (kurang lebih begitulah, kurang hafal daku). Kemudian beliau juga pernah menasehati Harry untuk tidak lari dari masalah (ngena banget, kan?)

Terpesona Dunia Fantasi JK Rowling

Yang paling TOP tentu penulis buku Harry Potter 1-7, JK Rowling. World building dunia fantasi sihirnya benar-benar luar biasa. Mulai dari posisi desa Hogsmead, legenda-legenda di sekolah Hogwarts, kereta api yang membawa para murid ke sekolah, makhluk mitologi, sampai mantra-mantra yang digunakan. Seakan-akan ini nyata padahal hanya cerita.

Pengembangan Tokoh Neville Longbottom

Salah satu kawan baik Harry Potter (selain Hermione dan Ron) adalah Neville Longbottom. Di film 1-2 dia digambarkan sebagai anak culun yang sering dikerjain oleh teman sekelasnya. Namun di film HP 4 dia jadi hero karena memberi Harry tanaman yang bisa memperpanjang durasi menyelam.

Neville akhirnya menjadi murid yang pandai di pelajaran herbology. Gongnya, di film terakhir, dia bersikap ksatria dengan mengeluarkan pedang Godric Gryffindor dari dalam topi seleksi. Dia menebas Nagini (ularnya Voldemort) sampai tewas, membunuh salah satu horcrux, sekaligus menyelamatkan Ron dan Hermione dari serangan hewan tersebut.

Tom Felton yang Keren

Dulu daku pernah menulis fan fiction HP di FB dan disanggah oleh salah satu netizen. Menurutnya Draco Malfoy bukan tokoh antagonis yang jahat, tapi dia hanya anak nakal. Mungkinkah Malfoy begini karena hasil didikan orang tuanya yang salah (terlalu memanjakan dan selalu menghina moodblood seperti Hermione?)

Well, akting Tom Felton yang paling kuat adalah di film keenam (Harry Potter and the Half-Blood Prince). Di mana dia ketakutan karena sudah resmi menjadi pelahap maut (punya tato khusus di tangannya) dan ditugaskan untuk bikin Professor Dumbledore isdet. Malfoy dilemma karena sebenarnya tak tega melakukan mantra avada kedavra, tapi jika tidak melakukannya dia yang akan dibunuh Voldemort.

Ekspresi dan gerak-gerik Tom Felton saat berperan sebagai Draco Malfoy sangaaat bagus. Penonton bisa merasakan apa yang dipikirkan oleh bocah Slytherin tersebut. Bahkan menurutku, di film ini, aktingnya lebih keren daripada pemeran utama.

Helena Bonham Carter, Ngeri-Ngeri Sedap

Salah satu musuh Harry Potter adalah Bellatrix Lestrange yang diperankan oleh Helena Bonham Carter. Dengan riasan gelap dan ekspresi yang selalu menghina, Bellatrix juga berhasil membuat penonton benci kepadanya (karena membunuh Sirius Black – yang adalah ayah baptis Harry). Dia juga membakar pondok milik Hagrid dan menyerang Ginny Weasley.

Klean yang sudah pernah nonton film-film lain yang dibintangi oleh Helena (misalnya Alice in Wonderland, Charlie and the Chocolate Factory, dan Sweeney Todd) pasti setuju akan kekuatan aktingnya. Bahkan Daniel Radcliffe sendiri mengakui bahwa dia ngefans berat ke Helena Bonham Carter.

Voldemort Juaranya!

Last but not least, yang aktingnya paling mumpuni sepanjang 8 film Harry Potter adalah Ralph Fiennes, pemeran Tom Riddle alias Lord Voldemort. Padahal aslinya beliau itu ganteng lho. Bisa dicek di film yang lain misalnya Maid in Manhattan dan The Duchess.

Akan tetapi di film-film HP wajahnya memakai riasan dan efek khusus sehingga tampak tua dan menyeramkan. Tidak hanya mukanya tapi gerak-geriknya juga horor banget. Menteri sihir saja takut padanya.

Nahh klean ada yang suka menonton ulang film Harry Potter 1-8 juga? Banyak yang menganggapnya sebagai comfort movies. Siapa aktor favoritmu?

Kamis, 02 April 2026

Mendengarkan Radio (Lagi)

 

Ketika sudah bisa nonton video di Youtube masihkah kita mendengarkan radio? Well daku mau cerita kalau beberapa bulan lalu beli sebuah radio mini. Aslinya beli bukan buatku tapi untuk Saladin.

Sang guru menyarankan untuk membelikan MP3 player atau radio sebagai terapi musik untuk Saladin. BTW kujelaskan lagi kalau dia ADHD dan punya ketidakseimbangan dalam mengendalikan emosinya. Jadi diharap dengan musik akan membuatnya lebih kalem.

Akhirnya daku juga mendengarkan radio lagi setelah lebih dari 10 tahun vakum (meski ada aplikasi radio di HP). Apalagi ketika HP-ku error saat libur lebaran kemarin, mendengarkan lagu di radio menjadi penghibur. Lantas bagaimana rasa nostalgia dengan alat ini? Sesungguhnya apa radio menjadi alat komunikasi yang sudah kuno?

Serunya Mendengarkan Radio

Salah satu keunggulan dalam mendengarkan radio adalah tidak usah memakai kuota jadi benar-benar hemat. Apalagi kalau radionya memakai baterai yang bisa diisi daya (seperti mengecas HP). Jadi bisa sekalian mengurangi screen time.

Ternyata para pendengar radio masih merasakan keseruannya. Dibuktikan dengan request mereka, tapi kali ini tidak melalui telepon. Tapi via WA dan komentar di sosial media.

Para pendengar juga menyimak radio tak hanya untuk mengetahu lagu-lagu yang merdu. Tapi mereka sekalian mencari informasi apakah jalanan kota macet? Kalau lagi nyetir kan ribet mau buka aplikasi peta, lebih cepat menyetel radio di mobil lalu dapat laporan daerah mana saja yang macet.

Berbagai Lagu Hits

Beneran deh daku jadi tahu lagu-lagu hits yang disukai gen Z (dan generasi lain) lalu paham ooh ini lagunya Bernadya, ini Nadhif. Soalnya ingatan akan lagu seakan berhenti di tahun 2011-2014. Lupa apa istilahnya, jadi kita yang berusia 35 plus cenderung suka lagu lama atau lagu yang sedang viral saat masih remaja, dan hah-hoh saat mendengar lagu baru.

Dan ternyata lagu-lagu baru yang diputar tidak sebanyak yang kuharapkan alias itu-itu saja (tidak sampai 20 lagu). Jadinya para pendengar mudah hafal karena memang disetel setidaknya sehari sekali.

Recycle Lagu

Lho ini kan lagu lawas? Setelah lamaa banget tidak mendengarkan radio, salah satu fakta yang membuatku shock adalah ada banyak lagu-lagu yang hits pada tahun 2000 (atau sebelumnya) yang di-recycle alias dinyanyikan kembali oleh penyanyi lain. Namun tetap yang paling asyik ya versi yang lama.

Mengetahui Wajah Penyiar

Dulu (sebelum era sosial media) kalau mau tahu wajah penyiar harus datang ke stasiun radionya. Tapi sekarang bisa dengan mudah tahu muka dan profilnya karena sering muncul di sosmed atau saat streaming live siaran mereka. Jadinya tidak kaget lagi, kalau dulu kan kadang menebak penyiar itu tampan (Dari suara merdunya), ternyata yang diharapkan berbeda jauh.

Efek Kejutan

Mengapa radio masih diminati? Kalau mencari video di youtube kan harus usaha dulu mengetik judul lagu atau penyanyinya (kita yang menentukan). Akan tetapi keunggulan radio adalah ada efek kejutan yang menyenangkan, surprise! Belum sempat request lagu ternyata ada lagu kenangan di masa muda yang sedang diputar dan jadi nostalgia.

Jujur sebenarnya daku sedih kalau baca berita stasiun radio yang terpaksa ditutup (karena pendapatan dari iklan makin sedikit). Sebenarnya radio masih ada di hati masyarakat dan memang mereka punya pangsa pasar tersendiri (enggak heran ada radio khusus dangdut, ada yang untuk keluarga, anak muda, dll).

Ayo dengarkan radio lagi (kalau memang tak punya, bisa via aplikasinya kan di ponsel?) karena kegiatan ini tidak sekuno itu. Masih banyak informasi bermanfaat yang didapatkan dari radio. Kapan kamu terakhir kali menggunakan alat ini?

Rabu, 01 April 2026

Ibu Rumah Tangga Menghasilkan Uang, Mengapa Tidak?

 

Dilema menjadi istri dan ibu adalah ingin tetap produktif dan menghasilkan uang sendiri, tapi tidak tega meninggalkan anak di rumah bersama baby sitter (atau dititipkan ke daycare). Tapi kalau jadi full IRT juga ketar-ketir karena kebutuhan hidup yang makin naik. Lalu bagaimana cara agar dapat cuan walau di rumah saja?

Tenang sajaa karena klean yang berstatus IRT bisa kok work from home asal ada gadget yang mendukung (laptop, HP, atau PC) dan akses internet. Luangkan waktu beberapa jam setiap hari (misalnya sebelum subuh atau ketika anak tidur siang, atau saat mereka ada di sekolah) dan kita berjuang dari rumah untuk mendapatkan uang. Tapi bagaimana cara memulainya? Apa saja pekerjaan yang bisa dilakukan IRT? Ini beberapa contohnya:

Jasa Masak

Siapa yang suka banget berkreasi di dapur? Kalau klean sudah berpengalaman memasak dalam porsi besar (di atas 20 porsi) bisa tuh buka jasa masak. Dengan syarat bahan dan bumbu sudah dibelikan oleh customer. Kita senang memasak, cust juga happy.

Penulis Buku

Dengan adanya banyak aplikasi novel dan platform untuk menjual produk digital, kita bisa jadi penulis buku dan berpotensi mendapatkan puluhan, bahkan ratusan juta rupiah. Enaknya kalau nulis online gini tidak harus ikut seleksi ke penerbit.

Syarat pertama untuk jadi penulis adalah rajin baca buku, lalu konsisten dalam berkarya. Pelajari juga cara mengedit (self editing) dan desain sederhana. Tapi memang harus rajin promosi, dan buku yang dibuat juga harus berkualitas tinggi (jangan asal-asalan apalagi hasil copas AI).

Jasa Setrika

Menggunakan  jasa setrika adalah jalan ninjaku dan ternyataaaa di dunia ini ada ibu-ibu yang hobinya menyeterika. Biarlah mereka bekerja sesuai dengan kesukaannya dan kalau klean juga demen nyeterika, coba buka jasanya. Banyak yang membutuhkan jasa ini karena memang sezuzurnyaa melelahkan.

Content Writer

Apa bedanya penulis buku dan content writer? Kalau content writer biasanya menulis artikel atau opini sepanjang 500-1000 kata. Sedangkan penulis buku menulis lebih banyak dan panjang.

Enaknya jadi content writer, klean bisa belajar berbagai macam topik. Mulai dari fashion, beauty, food, techno, otomotif, dll. Kalau sudah biasa jadi penulis konten, nulis di blog biasanya lebih lancar dan cepat. Soalnya sudah biasa dikejar deadline yang sangaaat ketat.

Affiliate Marketer

Klean ada yang sudah jadi affiliate? Selain affiliate di marketplace, juga bisa jadi affiliate di beberapa platform produk digital. Tapi jangan Cuma sebar-sebar link yaa. Lebih baik soft selling dan gunakan kekuatan story telling untuk mendapatkan view dan keuntungan yang banyak.

Desainer Grafis

Nah kalau klean suka mendesain, baik di HP maupun laptop, buka jasa desain aja. Misalnya bikin logo, editing foto, template kartu nama, dll. Cukup banyak lhooo peminatnya.

Bagaimana, sudah tahu cara menghasilkan uang walau di rumah saja? Jangan malu atau galau saat jadi IRT. Kita bisa kok dapat cuan asal tahu caranya.

 

Minggu, 29 Maret 2026

Lebaran Tanpa HP, Rasanya….

 

 “Bun, HP-nya hitam!”

Wajah Saladin memucat, dia takut kumarahin karena tidak sengaja menjatuhkan handphone. Masalahnya itu gadget kesayanganku karena memang si bocil belum punya ponsel sendiri. Sementara 2 hari sebelum lebaran layarnya malah gelap. Kang servis sudah pada mudik!

Tarik nafas panjang, hembuskan. Percuma juga memarahi Saladin (apalagi main tangan, big no buatku). Kemudian kami laporan ke ayahanda bocah dan beliau hanya geleng-geleng kepala. Sudah malam jadi HP disimpan dulu.


Keesokan harinya, alarm di ponsel berbunyi. Suamiku malah tersenyum dan bilang kalau ini tanda bahwa mesin HP masih berjalan dengan baik. Kemungkinan hanya ganti LCD. Daku pun lega banget karena memang gadget baru berumur 2 tahun dan belum ada rencana beli yang baru.

Untung Ada WIFI

Keesokan harinya daku packing kilat karena mau mudik lokal alias menginap di rumah mama yang posisinya hanya 3 kilometer dari hunian kami. Saladin jelas senang karena dia selalu suka tidur di rumah mbah uti, banyak kue dan makanan lain, plus ada WIFI. Apalagi idulfitri ini spesial karena Om Foresta (adik bungsuku) sudah membuatkan aneka kukis seperti kastengel.

Walau harus menggotong laptop (plus baju dan bawaan lain dengan total 5 tas) tapi Saladin happy banget. Berkat WIFI di rumah uti, dia bisa nonton YT dan buka beberapa web kesayangannya. Tapi ya tetap harus dibatasi screen time agar tidurnya tidak kemalaman juga.

Menjalani Hari Tanpa Internet

Akan tetapi saat balik ke rumah, tantangan dimulai. Bisakah Saladin hidup tanpa internet? Dia sudah gelisah dan ingin marah. Mau nonton film yang ada di laptop tapi audionya bermasalah dan earphone juga rusak.

Saladin bingung mau ngapain saat liburan? Akhirnya kubelikan spidol dan kami menggambar bersama. Dia takjub karena bundanya bisa menggambar cewek dengan gaya anime (yaa walau sudah beberapa tahun vakum tapi lumayan lah hasilnya).

Kemudian, untuk menggantikan suara video, Saladin menyalakan radio mini miliknya. Ia bawa radio itu sambil jalan-jalan di halaman belakang rumah (bocah ini ADHD jadi susah diam kakinya). Kalau sudah capek jalan baru masuk dan cari bundanya untuk senden.

Kegiatan lain Saladin saat libur lebaran tanpa internet adalah main catur, dibacakan buku, bantu bundanya buang sampah, dan ngisis saat malam hari. Beneran pas dia cari angin malam-malam dilihatin banyak orang karena muterin perumahan sambil bawa radio mini, plus bawa dongkrak kecil punya ayahnya. Iseng banget ini anak!

Setelah sekitar seminggu hidup tanpa HP, akhirnya benda itu bisa menyala lagi karena sudah diperbaiki di tempat servis punya teman suami. Alhamdulillah, berasa hidup kembali! Sudah ada ratusan pesan WA yang mengantri untuk dibaca.

Tapi Saladin juga belajar bahwa ternyata hidup tanpa internet itu baik-baik saja. Sementara daku jadi bisa mempraktekkan mindfulness. Menikmati makanan tanpa terdistraksi oleh video di HP, malah lebih enak dan tenang. Hidup berasa tidak diburu oleh notifikasi.

Kesimpulannya, hidup tanpa internet tidak semengerikan itu. Mungkin daku bisa coba untuk detoks HP dan gadget apapun selama 24 jam (atau lebih) untuk menghindari brain root atau potensi kecanduan ponsel. BTW pernahkah klean dengan sengaja hidup tanpa internet?

Jumat, 27 Maret 2026

Tips Belanja di Garage Sale

 

Siapa yang suka belanjaaaa? Shopping memang menyenangkan tapi bagian yang kadang enggak enak adalah saat membayar. Nah untuk meminimalisir boncos adalah dengan belanja di garage sale alias beli barang-barang second yang harganya super miring.

Daku sudah beberapa kali datang ke garage sale dan sangat menyenangkan karena harga pakaian dan benda-benda lain yang dijual murah banget. Apalagi ada bazaar juga jadi bisa jajan sosis bakar setelah belanja. Nah ini beberapa trik agar klean bisa shopping tanpa kena zonk di garage sale.

Garage Sale Offline vs Online

Di era internet sudah ada banyak garage sale yang diadakan di media sosial. Tapi kalau beli barang di dunia maya harus sangat hati-hati. Jangan sembarang klik dan bayar, tapi harus memastikan bahwa seller terpercaya. Klean juga bisa minta dia untuk mengirim video agar memperlihatkan kondisi barang, walau bekas tapi memang masih bagus.



Kalau daku lebih memilih untuk belanja di garage sale yang offline agar bisa melihat langsung barangnya, juga sekalian mengepas (agar ukurannya sesuai dengan tubuh). Kelebihannya bisa sekalian refreshing dan merasakan vibe belanja yang menyenangkan. Melihat aneka benda yang dijual (meski tidak semua dibeli) sangat menaikkan mood.

Datang di Awal

Tipsku saat akan belanja di garage sale versi offline adalah datang di awal. Misalnya diadakan di hari minggu jam 8 pagi, ya sampai sana jam 8 pagi tet. Jangan datang jam 10 apalagi sudah jam 3 sore.



Jika klean datang pagi-pagi maka koleksi barang yang dipajang masih cukup lengkap, baik dari varian maupun ukurannya. Namun kalau sudah terlambat bisa rebutan dengan pembeli lain. Barang-barang yang dipajang juga sudah banyak yang terjual dan bisa jadi kurang cocok dengan selera fashion pribadi.

Siapkan Uang Cash

Siapkan juga uang tunai karena tidak semua penyelenggara garage sale menyediakan QRIS atau pembayaran online. Tapi harus hati-hati bawa dompet dan tasnya, karena di sana ada banyak orang.

Bawa Tas Belanja

Selain uang cash, klean juga sebaiknya bawa tas belanja / spunbun. Tas ini lebih kuat dari kresek biasa dan tidak mudah sobek. Kemudian, tas spunbun juga bisa dipakai ulang, jadi lebih ramah lingkungan.

Harus Super Teliti



Salah satu rule penting ketika shopping di garage sale adalah harus teliti. Lihat kondisi baju, celana, atau barang incaran klean, pelototi, kalau perlu dilihat di bawah sinar matahari. Jangan hanya lihat sekilas lalu ngibrit ke kasir dan sampai rumah malah mewek karena lengan jaket ternyata bolong. Walau bisa ditambal tapi nyesek kan?

Jangan Tergiur Harga Murah

Terakhir, klean jangan pernah tergoda harga yang murah tapi sebenarnya tidak memerlukan benda tersebut. Misalnya sepatu second harga 15.000 rupiah tapi ukurannya tidak sesuai atau modelnya bukan selera pribadi. Malah jadi menumpuk tak berguna di rumah, jangan jadi hoarder dong!



Belanja di garage sale memang menyenangkan karena harganya murah bangeeet tapi harus teliti, hati-hati, dan jangan kalap. Nanti malah menyesal dan merasa hanya buang-buang duit. Ingat, beli karena butuh bukan beli karena kepengen.

Kamis, 26 Maret 2026

Review Serial Dr. Koto’s Clinic, Perjuangan Dokter di Pulau Kecil

 

 

Siapa nih yang suka nonton drama Jepang? Atau senang nyimak cerita tentang kedokteran? Yuk nonton dokter Koto, serial yang diadaptasi dari komik berjudul sama.

 

Sutradara         : Isamu Nakae

Jumlah Episode: 11

Tahun              : 2006

Tayang di        : Netflix 

 

Dokter Koto baru saja sampai di Pulau Shikina dan dia masih mabuk laut. Di sana jaraknya 6 jam perjalanan dari pulau utama. Keterkejutannya nambah karena klinik tempat dia kerja kecil sekali.

 

                                    Dokter Koto

Dokter Koto tanya ke suster Ayaka mengapa alat-alat kedokteran tidak lengkap? Dia makin kaget karena kebanyakan warga ke klinik hanya untuk kondisi sakit yang tidak parah (misalnya mengobati luka).

 

Pasien - Pasien Dokter Koto

 

 

Si dokter pusing karena kliniknya sepi dan akhirnya dia mendapatkan pasien pertama. Seorang anak kecil bernama Ryuichi. Dia pernah mengeluh ke sang ayah kalau perutnya sakit dan ternyata usus buntu.

 

Tapi sang ayah berkeras untuk membawa si bocil naik kapal ke RS di pulau utama. Padahal kondisi anak sudah parah. Akhirnya dokter Koto bersama suster dan asistennya ngotot ingin menemani di kapal. 

 

                                         Suster Ayaka

Sampai di kapal, dokter Koto makin nekat untuk melakukan operasi, karena kondisi si anak harus segera ditolong. Ayahnya memberi izin meski sambil cemberut. Syukurlah operasi berhasil.

 

Mengapa si ayah tidak mau anaknya dioperasi di klinik? Karena dokter sebelumnya gagal mengobati dan menyebabkan sang istri meninggal dunia. Dia jadi menyalahkan si dokter yang akhirnya kabur.

 

 

Nenek yang Rewel

 

 

Pasien kedua dokter Koto adalah nenek Uchi, seorang bidan lokal. Agak aneh, mengapa bidan malah gak mau diobati di klinik? Mungkin dia semacam dukun bayi gitu yaa.

 

Akhirnya si nenek mau diobati dan dia berkeras tidak mau meninggalkan pulau. Karena sang suami dimakamkan di sana. Nenek akhirnya paham kalau dokter Koto itu baik dan tidak lagi meragukannya.

 

Perjuangan Melawan Patriarki

 

Seorang wanita hamil yang rutin datang ke rumah nenek Uchi sang bidan, diperingatkan sang suami untuk tidak terlalu capek. Dia bertemu dokter Koto lalu sang dokter kaget karena kakinya bengkak. Itu merupakan tanda pre-eklampsia.

 

Pre-eklampsia bahaya karena bisa membahayakan nyawa janin maupun ibu. Benar, ibu hamil itu ngotot merawat mertua dan memasak di sana lalu kemudian pingsan. Dokter Koto memeriksa dan bilang kalau harus dioperasi padahal kandungan baru 7 bulan (prematur).



 

Di sini diperlihatkan bahwa penulis skenario secara lantang melawan Patriarki. Ini ibu hamil lho. Masih saja memikirkan kesehatan orang lain (ibu mertuanya) bahkan memasak untuk bapak mertuanya. Orang hamil, capek, masih disuruh-suruh, tega bener!

 

Kepercayaan dari Warga

 

Pelan -pelan, penduduk pulau mulai mempercayai dokter Koto. Mereka tidak lagi menjulukinya sebagai dokter palsu. Si dokter pun merasa senang karena bisa menolong banyak orang di sana (yang benar-benar masih lugu dan polos).

 

Kesanku Setelah Nonton Serial Dokter Koto

 

Mengapa tidak seperti komiknya? Nahh dulu daku baca komik dr Koto udah lama (lebih dari 15 tahun lalu) dan karakter sang suster jadi beda jauh. Kalau di serial ini susternya lebih judes tapi keliatan kalau diam-diam naksir si dokter.



 

Bagaimanapun, serial Dokter Koto membawa insight baru bagi para penonton. Di mana seorang dokter mau mengabdi di pulau kecil. Dia juga mau mengajari anak kecil sehingga mendapat nilai bagus, sampai si anak juga termotivasi untuk menjadi dokter.