In this economy kalau
biaya berobat naik-naik ke puncak gunung, periksanya ke mana dong? Jawabannya adalah
PUSKESMAS alias pusat kesehatan
masyarakat. Pemerintah sudah bikin layanan kesehatan (yang jumlahnya banyak)
dan bisa digunakan oleh kita-kita. Tapi bagaimana cara pendaftarannya?
Pada suatu pagi yang cerah, daku dan sohib berboncengan sepeda motor ke Puskesmas Kendalkerep yang ada di JL. Raya Sulfat. Tempatnya strategis dan gampang banget dicari, titik di GMAPS pun sudah sesuai. Setelah parkir motor akhirnya kami menuju meja pendaftaran.
Daftar
Dulu Dong
Kalau
mau ke Puskesmas tinggal bawa KTP dan kartu BPJS. Tapi jangan khawatir, kalau
klean tidak ada BPJS bisa kok. Biaya pendaftaran pun hanya 10.000 rupiah, hah
ceban doang? Kalau pakai BPJS malah gratissss.
Petugas pendaftaran juga bekerja dengan cepat dan sistemnya komputerisasi.
Setelah
dapat nomor antrian, kami diarahkan ke bagian kanan. Ada dua petugas yang
memeriksa lagi status pasien (BPJS atau non BPJS), Tanya identitas dan nomor
HP. Cuma bentar kok, lalu pindah lagi ke meja lain di bagian depan kanan untuk
tes gula darah. Untung gula darahku normal (135), setelah itu kami baru masuk
Puskesmas.
Suasana di Dalam
Puskesmas
Ternyata di dalam Puskesmas sudah
ramee, padahal kami datang jam 8 pagi. Loket pendaftaran buka jam 7:30 dan
langsung diserbu para pasien dan pendamping. Oh ya di sana kawasan wajib masker
ya dan yang tidak pakai bisa minta ke petugas di bagian depan.
Antrilah di loket, untuk beli tiket,
ehhh untuk kesehatan. Semua mengantri untuk dipanggil, ada yang ke poli umum,
gigi, anak-anak, dll. Kami antri ke poli umum dan akhirnya dipanggil lebih dari
sejam kemudian untuk….
Mengukur tinggi dan berat badan! Alamak,
kirain langsung masuk ke ruang yang ada dokternya. Setelah itu baru diukur
tekanan darahnya dan alat ukurnya sudah sangat modern. Tensiku kala itu agak
tinggi (di atas 120) tapi masih dalam batas aman.
Kemudian ngapain? Menunggu lagi baru
dipanggil oleh petugas untuk masuk ke ruang poli umum, itupun butuh waktu
sekitar 20 menit. Sampai di dalam ruangan, ada 4 dokter dan 1 petugas di dalam.
Suasana ramai banget karena ternyata saat konsultasi langsung banyak pasien
yang masuk ruangan.
Sementara
kalau mau minta rujukan (faskes 1-nya Puskesmas) langsung aja ke petugas yang
ada di depan computer. Baru beliau membuatkan dengan cepat dan tepat.
Dokternya
Alhamdulillah baik dan sangat soft
spoken. Petugas administrasi yang ada di luar maupun dalam Puskesmas juga
baik. Intinya, jangan takut kalau mau berobat ke sana karena tidak ada suster /
pegawai yang judes.
Kalau
mau berobat di Puskesmas mending datang pagi (Sebelum jam 7:30) dan siapkan
buku bacaan ya kaena antrinya lumayan panjang. Total daku butuh sekitar 2 jam
baru selesai. Astagaa, menguras kesabaran banget? Tapi gakpapa, yang penting
sehatttt.































